BLORA,BLORACRISISCENTER.COM– Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Blora dalam rangka peninjauan lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (13/3/2026) ini dipusatkan di kawasan RPH Ngawenombo, BKPH Ngawenombo, Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran.
Kedatangan tim yang dipimpin oleh Kepala Pusat Konstruksi (Puskon) Kemhan, Kolonel Czi Sulistyo Gunawan, disambut langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk memastikan kesiapan lahan serta menilai kelayakan lokasi dari berbagai aspek, meliputi teknis, operasional, dan strategis guna mendukung pendirian satuan militer baru tersebut.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan lapangan secara komprehensif. Fokus utama survei adalah memastikan rencana pembangunan marshalling area (area parkir dan pemeliharaan alat berat) Yonif TP dapat berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Selain itu, tim juga menggelar koordinasi dan diskusi terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam forum tersebut antara lain perwakilan Perhutani setempat, Zidam IV/Diponegoro, Slogdam IV/Diponegoro, Topdam IV/Diponegoro, Kodim 0721/Blora, serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Blora.
Kolonel Czi Sulistyo Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya tidak bekerja sendiri dalam tahapan awal ini. “Dalam kegiatan survei ini, kami turut melibatkan dua konsultan perencanaan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh aspek teknis dapat dipetakan secara detail dan akurat, sehingga mendukung kelancaran tahapan pembangunan selanjutnya,” ujarnya.
Kegiatan survei dan orientasi lapangan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tahapan strategis program pembangunan kekuatan pertahanan wilayah. Pembentukan Yonif TP diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara di tingkat regional, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, sejalan dengan konsep pembangunan teritorial.
Dengan dilakukannya serangkaian peninjauan dan koordinasi ini, diharapkan proses perencanaan dan pembangunan dapat berjalan optimal. Keberadaan Yonif TP nantinya diproyeksikan menjadi entitas yang memperkuat kedaulatan sekaligus bermitra dengan masyarakat dalam pembangunan di wilayah Kabupaten Blora dan sekitarnya.(Tfk)









