BLORA,BLORACRISISCENTER.COM – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung menggelar Apel Siaga Wana Ketupat 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor setempat pada Jumat (13/03/2026) siang itu bertujuan untuk memaksimalkan pengamanan kawasan hutan dari potensi gangguan selama libur Lebaran.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Administratur KPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro. Hadir pula Wakil Administratur Bambang Sunarto, jajaran manajemen, para Asisten Perhutani (Asper) dan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH), personel Polisi Kehutanan Mobill (Polhutmob), serta unsur pendukung lainnya. Turut hadir anggota CPM Blora yang memberikan arahan khusus dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Herry Merkussiyanto Putro menjelaskan bahwa apel ini merupakan instruksi langsung dari Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi peningkatan potensi gangguan selama periode Lebaran.
"Ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk menjaga kelestarian hutan. Kami menginstruksikan peningkatan intensitas patroli, khususnya di wilayah-wilayah yang teridentifikasi rawan terhadap aksi pencurian kayu, kebakaran hutan, dan gangguan keamanan lainnya," tegas Herry di hadapan para peserta apel.
Herry juga menekankan pentingnya sinergi dengan aparat keamanan dan masyarakat. "Koordinasi yang kuat dengan TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar hutan adalah kunci utama agar situasi tetap kondusif selama masa libur panjang nanti," imbuhnya.
Komitmen pengamanan tersebut didukung dengan pengerahan sumber daya manusia dan peralatan modern. Wakil Administratur KPH Randublatung, Bambang Sunarto, melaporkan bahwa sebanyak 62 personel diterjunkan. Mereka terdiri dari unsur manajemen, Sub Denpom Blora, Asper/KBKPH, Kepala TPK, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), Polhutmob, hingga tim Buser.
Untuk menunjang mobilitas dan efektivitas pengawasan, Perhutani menyiagakan berbagai sarana prasarana, antara lain:
. Satu unit mobil Isuzu MU-X,
· Dua unit mobil Hilux,
· Tiga unit kendaraan taktis Buser,
· 30 unit sepeda motor trail KLX,
· Dua unit chainsaw untuk keperluan teknis pengamanan, serta
· Dua unit pesawat nirawak (drone) untuk pemantauan kawasan hutan dari udara.
Di tempat yang sama, anggota Denpom Blora, CPM Yoyok, memberikan arahan pengamanan. Ia mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin selama bertugas. "Patroli harus diintensifkan di titik-titik rawan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan utamakan keselamatan," pesannya.
Melalui operasi Siaga Wana Ketupat 2026, Perhutani KPH Randublatung berharap pengamanan kawasan hutan dapat berjalan optimal, sehingga potensi gangguan dapat ditekan seminimal mungkin dan kelestarian hutan di wilayah Blora tetap terjaga selama perayaan Idul Fitri.(TGH)








