Truk Tronton Muatan Kapur Curah Terperosok di Jalur Blora-Cepu, Rem Ngeslong Jadi Penyebab


BLORA,BLORACRISISCENTER.COM –
Kecelakaan tunggal melanda ruas jalan raya wilayah Ngawenan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, pada Sabtu (07/03/2026). Sebuah truk tronton bermuatan kapur curah terperosok diduga akibat mengalami kegagalan fungsi pada sistem pengereman atau yang dikenal dengan istilah ngeslong.

Kendaraan berat bernomor polisi L 9699 UM tersebut diketahui sedang dalam perjalanan mengangkut muatan dari Kragan, Rembang, menuju Mojokerto, Jawa Timur. Truk dikemudikan oleh Supri (45), warga Gresik, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan langsung dari pengemudi di lokasi kejadian, insiden bermula saat truk melintasi wilayah perbukitan di Sambong. Tiba-tiba, kendaraan kehilangan kendali pengereman. Sadar akan risiko tabrakan dengan kendaraan lain yang dapat memakan korban jiwa, Supri berupaya keras mengendalikan kemudi hingga akhirnya memilih menepi dan terperosok di bahu jalan.

"Rem blong, Mas. Saya cari aman saja biar tidak menabrak kendaraan dari depan," ujar Supri kepada awak media di lokasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sang sopir berhasil selamat tanpa luka berarti, meskipun unit truk mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan sisi kanan akibat terjun ke tebing rendah.

Hasil investigasi awal di lapangan menunjukkan bahwa kecelakaan ini lebih disebabkan oleh faktor teknis atau kondisi armada yang tidak prima, bukan karena kelalaian pengemudi. Sopir dinilai telah bertindak cepat dan tepat guna menghindari korban jiwa.

Atas dasar temuan tersebut, pihak perusahaan pemilik armada dilarang keras membebankan biaya perbaikan atau kerugian materiil lainnya kepada sopir.

"Ini murni kendala pada mesin dan sistem pengereman truk. Jangan sampai ada klaim sepihak dari kantor yang menyudutkan sopir atau memintanya mengganti rugi. Perusahaan harus bertanggung jawab atas kelaikan armada yang mereka operasikan," tegas laporan hasil investigasi di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap truk tronton masih berlangsung. Petugas gabungan masih menunggu kedatangan alat berat guna mengangkat badan truk yang menghalangi sebagian badan jalan. Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Blora–Cepu sempat tersendat, namun berhasil diatur secara buka-tutup oleh petugas kepolisian setempat.(Mon)

Lebih baru Lebih lama