Sinergi Perhutani, LSM, Media, dan Masyarakat Diperkuat untuk Jaga Kelestarian Hutan Jati Blora


BLORA,BLORACRISISCENTER.NEWS -
Upaya menjaga kelestarian hutan jati di Kabupaten Blora terus mendapat perhatian melalui penguatan sinergi antara Perum Perhutani, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media massa, dan masyarakat sekitar hutan. Komitmen tersebut turut diperkuat dengan hadirnya pejabat baru di lingkungan BKPH Wonogadung, KPH Cepu.

Purnomo kini dipercaya menjalankan tugas sebagai Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ketringan dalam kapasitas pelaksana harian (PLH). Ia menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta berupaya memberikan kontribusi positif di wilayah kerjanya.

“Saya di sini sebagai mantri baru. Semoga di tempat tugas yang baru ini saya dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan membawa perubahan yang lebih positif untuk kepentingan bersama,” ujar Purnomo.

Kehadiran Purnomo mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat. Ketua LSM Blora Crisis Center (BCC) Blora, Amin Faried, menyampaikan dukungannya sekaligus berharap kepemimpinan baru di lingkungan Perhutani dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Menurut Amin, keberadaan Perhutani diharapkan tidak hanya berfokus pada pengelolaan kawasan hutan, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Harapan kami, ke depan Perhutani semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan,” ungkap Amin.

Ia juga menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, perlindungan terhadap hutan tidak dapat hanya mengandalkan Perhutani, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keberlangsungan ekosistem hutan jati.

“Menjaga hutan bukan hanya menjadi tugas Perhutani. Masyarakat juga harus memiliki rasa tanggung jawab untuk ikut merawat dan melestarikannya. Ketika hutan tetap lestari, masyarakat di sekitarnya pula yang akan merasakan manfaatnya,” tegas Amin.

Dengan adanya kolaborasi antara PLH RPH Ketringan, Perhutani, media, LSM BCC, dan masyarakat, pengelolaan kawasan hutan di wilayah BKPH Wonogadung KPH Cepu diharapkan semakin harmonis. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu menciptakan kondisi hutan yang aman, terawat, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.(TGH)

Lebih baru Lebih lama