BLORA,BLORACRISISCENTER.NEWS – Sejumlah siswa di salah satu sekolah di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (20/7/2026). Para siswa yang mengalami gejala langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Ngawen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, begitu laporan diterima, tim kesehatan segera bergerak untuk memberikan penanganan kepada para siswa yang terdampak.
"Iya, benar. Saat ini para siswa sedang mendapatkan penanganan di Puskesmas Ngawen," ujar Edy.
Meski demikian, Dinas Kesehatan belum dapat memastikan penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi.
"Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan yang optimal hingga kondisi mereka kembali stabil," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala SPPG Bogowanti Ngawen, Putri Novita Sari, saat ditemui awak media, memberikan keterangan singkat terkait dugaan sumber masalah.
"Mungkin dari susu kemasan itu," ujarnya.
Namun, pernyataan tersebut masih bersifat dugaan awal dan belum didukung hasil pemeriksaan resmi. Otoritas terkait masih menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian.
Hingga berita ini ditulis, aktivitas di Puskesmas Ngawen masih berlangsung dengan petugas medis yang terus memberikan pelayanan kepada para siswa. Sementara itu, pihak sekolah maupun instansi terkait belum menyampaikan data resmi mengenai jumlah siswa yang terdampak dalam insiden tersebut.(TGH)

