BLORA,BLORACRISISCENTERNEWS.COM- Pembangunan mushola di lingkungan Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Dukuh Keduwang, Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon, resmi dimulai pada Sabtu (23/5/2026). Dimulainya pembangunan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam memperkuat sarana ibadah sekaligus mendukung pendidikan agama Islam bagi generasi muda.
Pembangunan mushola ini lahir dari semangat kebersamaan warga dan kepedulian terhadap kebutuhan tempat ibadah yang representatif di lingkungan madrasah. Kehadiran mushola diharapkan mampu menunjang aktivitas belajar mengajar keagamaan serta menjadi pusat kegiatan spiritual masyarakat sekitar.
Salah satu dukungan besar datang dari pengusaha mebel dan furniture UD Jati Mulia, Jainuri, yang turut menjadi donatur utama dalam pembangunan tersebut. Kontribusi yang diberikan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan pendidikan Islam dan kesejahteraan umat.
Menurut Jainuri, pembangunan mushola bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan bagian dari amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia berharap mushola tersebut nantinya mampu menjadi tempat tumbuhnya nilai-nilai keislaman dan kebersamaan masyarakat.
“Dengan dibangunnya mushola ini, kami berharap dapat menjadi sarana syiar agama Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga. Tidak hanya dimanfaatkan siswa madrasah, tetapi juga masyarakat umum,” ungkap Jainuri.
Prosesi pembangunan diawali dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Setelah itu dilakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan mushola yang disaksikan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, guru madrasah, dan warga sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh agama setempat juga memimpin penentuan arah kiblat agar pembangunan mushola berjalan sesuai ketentuan syariat. Kehadiran masyarakat yang antusias menunjukkan besarnya dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah tersebut.
Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Mathori, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, terutama kepada Jainuri selaku owner UD Jati Mulia yang memberikan dukungan besar bagi terlaksananya pembangunan mushola.
Menurut Mathori, mushola nantinya tidak hanya digunakan sebagai tempat sholat berjamaah bagi siswa-siswi madrasah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat, seperti pengajian, kajian Islam, hingga kegiatan sosial berbasis keagamaan lainnya.
Semangat gotong royong warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan ini. Dengan dukungan tenaga, materi, dan doa dari masyarakat, pembangunan mushola diharapkan berjalan lancar hingga selesai. Warga pun berharap mushola tersebut kelak menjadi pusat keberkahan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.(TGH)

