Warga Nglebak Bantah Keras Tudingan Pencitraan Bupati Blora: Kami Merasakan Langsung Manfaatnya


BLORA,BLORACRISISCENTER.COM
– Polemik yang merebak di media sosial terkait dugaan tindakan tidak etis dalam pembangunan jalan swadaya di Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, mendapat respons tegas dari masyarakat setempat. Mereka menilai tudingan yang viral tersebut tidak berdasar dan jauh dari fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Viral di berbagai platform media sosial, sorotan publik menuding kehadiran Bupati Blora dalam kegiatan pembangunan jalan tersebut hanya dimanfaatkan sebagai ajang pencitraan semata. Namun, para warga dan perangkat Desa Nglebak kompak membantah narasi tersebut dengan membeberkan sejumlah fakta konkret.

Sekretaris Desa Nglebak, Maryono, menegaskan bahwa kunjungan dan kehadiran Bupati Blora justru memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh warganya. Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dalam bantuan material berupa 300 sak semen dan grosok, serta dukungan penuh dari dinas terkait.

"Tudingan yang menyebut kehadiran bupati hanya untuk numpang konten itu sangat tidak berdasar. Kami merasakan langsung manfaatnya, baik secara moril maupun material," ujar Maryono di lokasi pembangunan, Selasa (24/3).

Senada dengan Maryono, Suwardi, salah seorang warga Desa Nglebak, mengaku ini merupakan pengalaman pertama melihat kepala daerah turun langsung ke desanya. Ia menyebut kehadiran Bupati Blora tidak sekadar seremonial, tetapi juga turut terlibat dalam kegiatan pembangunan yang selama ini digerakkan oleh semangat gotong royong warga.

"Ini pertama kali saya lihat pak bupati datang ke desa kami, tidak sekadar datang, tapi ikut serta dan membawa bantuan. Kami sangat terbantu," kata Suwardi dengan antusias.

Kepala Desa Nglebak, Eko Puryono, turut mengapresiasi dukungan nyata dari pemerintah daerah. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim di desa setempat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ini bentuk sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat," ujar Eko.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Blora didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kehadiran OPD ini dimanfaatkan untuk melakukan survei dan pemetaan langsung di lapangan guna merencanakan pembangunan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Hasil peninjauan tersebut menjadi fondasi awal bagi komitmen penganggaran pembangunan jalan penghubung Nglebak–Megeri yang saat ini telah dijadwalkan akan direalisasikan pada tahun 2027. Rencana ini pun disambut baik oleh masyarakat sebagai kelanjutan dari kolaborasi positif yang telah terjalin.

Masyarakat Desa Nglebak berharap publik dapat melihat persoalan secara utuh dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi. Mereka menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung merupakan bentuk kolaborasi tulus antara masyarakat dan pemerintah, bukan sekadar aktivitas pencitraan.

"Kami berharap rencana pembangunan tahun 2027 nanti benar-benar terealisasi. Ini yang kami nantikan sebagai wujud sinergi antara gotong royong warga dan kehadiran pemerintah," pungkas Eko Puryono.(Red)

Lebih baru Lebih lama