BLORA,BLORACRISISCENTER.COM – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Blora akhirnya mendapatkan panggung promosi setelah Gebyar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dimulai. Acara tahunan yang bertujuan menggeliatkan sektor ekonomi kerakyatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, di Alun-Alun Kabupaten Blora pada Kamis (26/2/2026) sore.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Arief Rohman, dilanjutkan pelepasan balon ke udara oleh Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini. Momen simbolis itu didampingi oleh Ketua Dekranasda serta para pimpinan organisasi wanita se-Kabupaten Blora, menandai dimulainya rangkaian acara yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan, hingga 12 Maret 2026.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Kiswoyo, menyebutkan bahwa event ini melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM lokal. Mereka menggelar aneka produk di tenda-tenda yang memadati kawasan alun-alun.
"Produk yang dijual sangat beragam, mulai dari makanan takjil, aneka buah, kerajinan tangan, hingga pakaian. Kami berharap ini dapat meningkatkan pendapatan para pedagang selama bulan suci," terang Kiswoyo.
Tidak sekadar menjadi ajang belanja, Gebyar Ramadan tahun ini juga dimeriahkan dengan apresiasi seni Islami yang melibatkan pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga MTs. Selain itu, untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, acara ini turut menghadirkan pojok pajak dan pelayanan publik dari Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora.
Pertumbuhan Ekonomi Blora Tembus 5,2 Persen
Bupati Arief Rohman dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya acara yang menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Ia menyampaikan kabar gembira mengenai capaian ekonomi daerah.
"Kami laporkan bahwa berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora tahun 2025 kemarin meningkat menjadi 5,2 persen. Tumbuh 2 persen dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini mayoritas didukung dari sektor UMKM," ungkap Bupati dengan bangga di hadapan para tamu undangan dan pedagang.
Dengan adanya Gebyar Ramadan, pemerintah ingin memastikan sektor UMKM terus tumbuh melalui fasilitasi ruang promosi. Untuk memastikan dampak ekonomi langsung dirasakan para pedagang, Bupati memberikan instruksi tegas kepada Sekretaris Daerah (Sekda) terkait jadwal belanja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Pak Sekda tolong diatur agar ASN kita juga ikut menyukseskan gebyar ramadan dengan melarisi pedagang. Digilir saja setiap dinas, tanggal dan harinya diatur. Saya kira sampai 12 Maret nanti semuanya bisa berbelanja bergantian. Ini saja sudah ramai, biar tambah ramai lagi," tegas orang nomor satu di Blora tersebut.
Antusiasme Pelaku UMKM
Instruksi Bupati tersebut sontak disambut antusias para pedagang. Salah seorang penjual UMKM, Handayani, yang menjajakan sate kikil, mengaku sangat bahagia bisa berpartisipasi untuk pertama kalinya. Sebelumnya, ia biasa berjualan di dekat kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Senang sekali bisa berjualan di sini. Ini pertama kalinya saya ikut. Terima kasih Pak Bupati dan jajaran yang telah kembali mengadakan gebyar ramadan. Semoga ramai pembeli," ucap Handayani dengan wajah sumringah usai menerima undian doorprize sepeda yang disediakan oleh Bank Jateng Syariah selaku sponsor.
Usai prosesi pembukaan, Bupati beserta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan tamu undangan langsung diajak berkeliling serta berbelanja di tenda-tenda UMKM yang memadati Alun-Alun Blora. Suasana semakin semarak dengan alunan musik dan kunjungan masyarakat yang mulai berdatangan sejak sore hari.
Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini bersama suami, Kapolres Blora, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Kasdim 0721/Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Sekda, serta sejumlah kepala OPD dan gabungan organisasi wanita.(Red)









